'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
Kepemimpinan Otentik Dimasa Pandemi
07 Oktober 2021 12:55 WIB | dibaca 159

 

Itulah sebuah Tema yang diangkat oleh Agus Syamsuddin Ketua MPKU Pimpinan Pusat Muhammadiyah pada acara Pembekalan Pejabat Struktural dan Fungsional pada Rumah Sakit Umum 'Aisyiyah Ponorogo Senin (04/10) yang baru saja dilantik. Agus menyampaikan bahwa “Setiap Kamu sekalian adalah Pemimpin”, dan setiap Pemimpin akan dimintai Pertanggung jawaban dengan memberikan 3 langkah : 

  1. Peran pemimpin adalah  sebagai leader dan manager yaitu Kinerja diri/lead me first, Kinerja Team/develop my team dan Kinerja RS/delever Bussines Result.
  2. Pikirkan/Pandang Masa Depan dengan : Cari inovasi/terobosan, Outcame dan  Actions
  3. Konteks yaitu setiap pemimpin ada di zamannya, situasi dan kondisi saat itu serta karakter pengikut tertentu

Saat ini banyak sekali perubahan besar  dan  mendasar (disrupsi) terjadi hampir di setiap bidang kehidupan. Disrupsi/perubahan besar tersebuta diantaranya yaitu :

  1. DIGITAL disruption  diakui atau tidak digitalisasi sudah merubah pola hidup manusia. Saat ini semua bisa dalam genggaman melalui handphone
  2. MILLENNIAL disruption : pergeseran populasi penduduk yang terus berlangsung.
  3. PANDEMIC disruption : pandemi Covid19 menjadi pandemi yang mengubah dan mempercepat proses dua   disrupsi sebelumnya.

 

Dalam kepemimpinan otentik kita harus memiliki kesadaran diri, moral, proses dan transparansi. Kesadaran diri yaitu mengetahui dan memahami diri sendiri. Moral yang mengacu pada nilai-nilai pemimpin yang dikembangkan dengan baik yang dipercayai dan mempengaruhi tindakan  mereka terlepas dari tekanan eksternal apa pun. Keseimbangan proses (balance prcossesing) kapasitas pemimpin untuk memproses informasi dan secara kritis mencerminkan tugas dan keadaanyanya sebelum membuat keputusan. Hubungan yang transparan : kapasitas pemimpin untuk mengartikulasikan dan mengolah nilai-nilai dan pemikiran  dengan bawahan mereka, sehingga menciptakan hubungan timbal balik yang bisa dipercaya dan saling menguntungkan. Dalam pelayanannya Rumah Sakit ‘Aisyiyah Ponorogo bermotto “Layananku Ibadahku”.

Shared Post: