'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
SLB-A ‘Aisyiyah Ponorogo Menerima Bantuan Dari FK UNAIR Surabaya
30 November 2021 08:00 WIB | dibaca 100

 

Bertempat di Aula lantai 2 Gedung SLB-A 'Aisyiyah Ponorogo, pada hari Ahad (28/11) SLB-A 'Aisyiyah Ponorogo menerima bantuan berupa 10 kursi roda, 5 tongkat lipat, 3 exercise ball dan sejumlah uang. Bantuan tersebut diberikan dalam rangka DIES NATALIS FK UNAIR ke 108 “Pendidikan Dokter di Surabaya  Bangkit dan Berkolaborasi Untuk Negeri”, dimana salah satu kegiatannya yaitu Bakti Sosial Peduli Difabel. Dalam acara tersebut Hj. Titi Listyorini, SH. menyampaikan beberapa hal diantaranya sejarah berdirinya SLB mulai dari nol hingga saat ini bisa memiliki gedung yang representative dan bisa menampung peserta didik yang cukup banyak. Untuk saat ini sedang melakukan pembangunan gedung multimedia yang masih belum rampung. Tentunya untuk pembangunan gedung tersebut masih banyak memerlukan bantuan dana.

Ibu Ketua PDA juga menyampaikan bahwa, SLB-A ‘Aisyiyah Ponorogo ini merupakan sekolah yang menampung anak-anak dengan berbagai macam disabilitas. Diantaranya Tuna Netra, Tuna Rungu, Tuna Wicara, Tuna Grahita dan juga ada beberapa yang Low Vision. SLB-A ‘Aisyiyah Ponorogo juga merupakan satu-satunya SLB di Ponorogo yang mempunyai asrama untuk anak didiknya.

Untuk kedepannya, Ibu Ketua PDA berharap bisa membantu anak didik Tuna Daksa yang masih memungkinkan untuk sembuh. Karena keterbatasan tenaga dan juga mahalnya biaya untuk melakukan fisioterapi , maka nantinya akan dibuatkan ruangan khusus fisioterapi untuk para peserta didik tuna daksa untuk lebih memudahkan mereka untuk melakukan fisioterapi.

Dlm sambutannya, dr. Endang Puspitowati, Sp. THT selaku perwakilan dari FK UNAIR menyampaikan apresiasinya pada ibu-ibu ‘Aisyiyah dan jajaran guru-guru SLB dalam mendidik dan mengembangkan SLB sehingga bisa menjadi besar dan berprestasi, bahkan ditingkat nasional dan internasional.

Dalam sesi dialog, dr. Ria Silvia, Sp.M. menyampaikan sebagai kelanjutan dari bakti sosial ini, in sya Allah kedepan akan melakukan pemeriksaan diagnostik pada anak-anak tunanetra khususnya low vision di ponorogo dan sekitarnya.

Dalam kegiatan tersebut anak-anak juga ikut memeriahkan acara dengan menampilkan kemampuan diantaranya hafalan Al Qur’an, tembang macapat dan elektone. Peserta baksos ini sangat kagum dengan penampilan anak-anak ini. Dengan kekurangan yang mereka miliki mereka masih bisa berkarya.

Shared Post: